jam
Posted by : Tenshi_japan
Jumat, 18 September 2020
Apa sih itu laravel, kenapa kita harus pake ? . bedanya sama PHP apa ya ?
Dalam pikiran kamu mungkin sempat terlintas pertanyaan diatas, nah apa sih itu laravel ???, Laravel merupakan sebuah Framework untuk bahasa pemrograman PHP yang menggunakan konsep MVC ( Model, View, Controller ).
Mengapa Laravel
Laravel mempunyai Command line yang disebut dengan Artisan, yang bisa kita gunakan untuk membuat Routes, Models, Controller, bahkan untuk migrasi data ke DataBase MySQL
Selain CLI yang ‘superb’ Laravel juga memiliki environment yang lengkap seperti Vapor, Lumen, dan Forge yang beberapa diantaranya merupakan layanan berbayar.
Laravel juga memiliki templating engine yang disebut dengan Blade, yang bisa kita gunakan untuk membuat Views atau tampilan website yang akan dilihat oleh user.
Instalasi Laravel
Pertama silahkan download Composer, karena kita akan menginstal laravel dengan bantuan composer


untuk tutorial ini kita akan mendownload file .EXE


setelah composer terinstal maka kita akan check menggunakan CMD


selanjutnya kita akan menginstal laravel dengan command berikut : cd/xampp/htdocs> composer create-project — prefer-dist laravel/laravel blog


lalu kita bukan foldernya menggunakan text editor, untuk kali ini saya akan menggunakan VSCode, isinya kurang lebih seperti ini


lalu pada command line kita bisa ketikkan perintah php artisan ser, jangan lupa menyalakan XAMPP agar server lokal kita bekerja, hasilnya kurang lebih seperti berikut.


Routing pada laravel
Routing sendiri adalah proses pengiriman data maupun informasi ke pengguna melalui sebuah permintaan yang dilakukan kepada alamat yang sudah terdaftar.


alamat tersebut merupakan alamat dari ‘page’ yang terdapat pada suatu web
Membuat Routes
Silahkan buka folder yang sudah dibuat dengan text editor kalian, lalu carilah file routes > web.


lalu ketikkan perintah berikut pada terminal kalian


setelah itu buka folder http>Controllers>HelloController lalu ketikkan script berikut untuk menampilkan pesan Hello world.


kembali pada file web, sekarang kita akan menampilkan hello world dari HelloController


ketikkan url berikut pada search bar, kalian harus mengetikkan id dari sebuah rute agar server dapat menampilkan Hello world, id dari route yang telah kita buat adalah ‘hello’.


hasilnya adalah sebagai berikut


selanjutya kita akan mempelajari sistem Blade dalam laravel dan bagaimana cara menggunakannya.
Blade template engine
Blade merupakan sebuah sistem template pada laravel untuk membangun tampilan FrontEnd yang terstruktur


Dalam script diatas kita bisa lihat ada @section dan @yield, fungsinya adalah untuk memanggil bagian website yang berada dalam blok section tertentu.
Passing data Controller ke views
Baiklah, kali ini kita akan mencoba untuk ,passing data dari controller ke views, passing disini berarti mengoper data dari satu file ke file yang lain
kita bisa mulai dengan mengetikkan script berikut pada file HelloController.php


selanjutnya kita akan membuat file index.blade.php pada folder views > hello jika belum ada file hello silahkan buat terlebih dahulu, lalu kita akan memasukkan variabel $nama agar dapat ditampilkan di browser


jangan lupa untuk mengatur Routes agar kita bisa menampilkan file tersebut, berikut konfigurasi untuk Routes.


masukkan url : localhost:8000/hellocontroller, hasilnya kurang lebih sebagai berikut


Sekarang kita telah mengetahui cara passing data dari controller ke views, berikutnya kita akan mempelajari migrations
Migration ke DB dengan Laravel
Salah satu keistimewaan laravel adalah kita bisa membuat Database lalu mengekspornya ke phpmyadmin
pertama mari kita buat database dengan nama db_latihan di phpmyadmin


kemudian kita juga harus mengatur koneksi database pada file .env dengan pengaturan sebagai berikut


setelah itu kita buka text editor kita lalu membuat file migrations dan controller yang bernama ProductsController, setelah itu dalam file migrations kita berikan keterangan product seperti berikut


untuk migrasi file ke DB, ketik perintah php artisan migrate pada terminal, hasilnya bisa kita lihat pada phpmyadmin, kurang lebih seperti berikut


kita memiliki semua deskripsi untuk data produk yang telah kita buat pada file migrations, selanjutnya kita akan melakukan integrasi dengan Bootstrap
integrasi dengan bootstrap
Sebelum kita melanjutkan materi, kita akan terlebih dulu mengenal apa itu bootstrap beserta kegunaannya


Bootsrap merupakan framework CSS ‘mobile-first’ yang dikembangkan dan di maintain oleh twitter, fungsi Bootstrap sendiri adalah untuk memudahkan front-end developer dalam mengembangkan tampilan website, atau untuk backend developer yang tidak mengenal CSS namun ingin membuat tampilan untuk aplikasi back-end yang telah ia buat.
sekarang kita akan mencoba mengintegrasikan Bootstrap dengan Laravel menggunakan Bootstrap CDN, kita masuk saja ke website Bootstrap, lalu kita cari CDN untuk CSS


lalu masukkan kode berikut ke file index.blade.html pada bagian HEAD


sekarang kita bisa membuat tampilan web dengan menggunakan class bootstrap yang telah disediakan pada bagian documentatation di website Bootstrap.
